Andai Aku Disana
Dipekik subuh yang membisik Dan rerimbunan pucuk-pucuk rembulan Ku dengar parau angin merintih Menyebar segenggam kabar Tentang darah derita yang tak lagi kulihat berpendar Begitu lirih Dan mengiris perih Kawan, Andai aku di sana Di antara ujung dan pangkal nafasmu Di antara tegang dan regang nyawamu Akan ku rebahkan urat nadiku Dan ku berikan tetes darahku Untuk sebuah takdir yang merenggut dari dekapku Agar aku dapat berucap tentang salam kasih rindu yang tak sampai Saat ku titipkan mereka pada gerimis Yang ‘kan pergi bersama jejakmu menghilang Kawan, Andai aku di sana..... Jakarta, 18/5/2011 In memoriam : Ali Yunus